Thursday, January 7, 2010

SMS

Saya sudah tidak bisa lagi konsentrasi pada pekerjaan saya. Sesuai dengan saran Miss Ingu, saya memutuskan untuk menumpahkan perasaan campur aduk saya pagi ini di blog ini. Tapi sebelumnya saya harus minta maaf pada Q dan R karena langsung ke S dari P. Sorry guys.

--

Pagi ini Dumai sms. Ya, masih Dumai yang dulu itu, walaupun sekarang sudah tidak di Dumai lagi. Somebody just broke the deal! Kami pernah membuat kesepakatan untuk tidak berhubungan lagi. Dan dia dengan sukses melanggarnya.

Hanya sms yang simpel. "Apa kabar?" Tapi cukup untuk membuat saya sedari tadi memikirkan kalimat apa yang paling pas untuk membalasnya. Benar-benar mengganggu! Dia tahu persis kapan waktu yang efektif untuk mengganggu saya. Dia melakukannya dengan baik dan selalu berhasil.

Tadinya saya berpikir untuk tidak membalasnya. Tapi saya tidak bisa membohongi diri. Saya ingin membalasnya. Kalau saja saya tidak memiliki ego, sudah sejak tadi saya akan balas "Kok baru sms sekarang sih? Aku udah nunggu kamu dari dulu. Tapi aku ngga mau sms kamu duluan. Karna itu berarti aku kalah dari kamu. Walaupun sebenarnya dari dulu aku sudah kalah karena sering banget jari2ku gatel pengen sms kamu nyuruh kamu pulang ke Bandung dan jangan pernah pergi lagi."

Haha.. Ya, itulah perasaan saya sebenarnya. Ada sedikit perasaan senang dan bangga karena saya "menang" untuk tidak sms dia lebih dulu. Tapi ini tidak sehat. Ini sama sekali bukan sebuah kompetisi di mana ada yang menang dan ada yang kalah. Kemungkinannya hanya dua: (1) kami berdua menang, (2) kami berdua kalah. Dan tampaknya untuk kali ini kami berdua sedang kalah. Seperti Indonesia yang kalah 1-2 dari Oman di kandang sendiri. Menyedihkan. (lho?!)

--

Ah.. thanks Miss Ingu! Ternyata menulis di blog bisa sedikit memperlambat detak jantung saya yang tadi sempat berdetak begitu kencangnya. Ergh, I hate it when you're always right about me. Yes, my heart beat faster back then.

--

"May I insist that no contest for little you or smaller I?" --J. Mraz



4 comments:

Miss Ingu said...

Tapi sebelumnya saya harus minta maaf pada Q dan R karena langsung ke S dari P

Belum selesei baca, tapi... like this!

Miss Terry said...

So what is your reply?

Mas Sam said...

@Miss Terry
I decided I'll reply the sms at lunch hour: "Baik. Sori baru bales, tadi lagi rapat." :))
*teteupnggamaungalah*

Miss Terry said...

@Mas Sam
Siapa cobak yang kemaren-kemaren sering ngatain "dasar wanita, makan tu jaim!" =D